Minggu, 14 Oktober 2018

Istirahat.

Pada jam 01:00 WIB dini hari, gue berniat menutup sementara akun instagram gue @dikanilasoewardi (coba aja klik, pasti tulisan di halamannya "Sorry, this page isn't available.") . wkwk.

Etdah gue bikin klarifikasi segala ya, berasa kayak Reza Oktovian aja atau Awkarin yang katanya mau menghapus instagramnya, apa dijual ya? Gue enggak baca beritanya si.

Kan disitu di instagram ada keterangan alasan mengapa gue menutup sementara akun gue, ada beberapa opsi yang gue pilih Cukup Perlu Istirahat. Iya gue rasa kayaknya gue perlu istiraharat bermain instagram, gue pribadi merasa waktu gue banyak terbuang di Instagram, dari mulai bangun tidur, di tempat kerja, sampai dirumah lagi, dan mau tidur lagi, pasti selalu buka instagram. Enggak bijak gue menggunakannya. Lama - lama hati mengeluhkan juga, bosen ya. Jadi gue menghabiskan waktu untuk melihat kehidupan dan kesenangan orang lain atau temen - temen gue di instagram. 

Minggu, 30 September 2018

Jumat, 31 Agustus 2018

Depok dan Ceritanya.

Sabtu 7 Juli 2018, kala itu gue menikmati konser musik yang diselenggarakan oleh anak Mahasiswa Psikologi Universitas Gunadarma.

(Danilla saat performing)

Pagi harinya gue beraktifitas seperti biasanya, hingga jelang waktu sore memasuki pukul 3. Gue sudah di Stasiun Maja. Akses transportasi yang gue gunakan untuk ke Depok adalah commuterline. 

Satu setengah jam berlalu, tibalah gue di stasiun transit yaitu Stasiun Tanah Abang. Lalu melanjutkan commuterline  yang melaju ke arah Bogor. Disaat itu jam - jam pulang kerja, sungguh sangat ramai dan sesak. Untung saja beberapa ada yang turun di Stasiun transit berikutnya di Stasiun Manggarai. 

Gue belum duduk, dari Stasiun awal gue naik. Berdiri terus. Kebayang dah pegelnya wkwk. Commuterline terus melaju, di sepanjang perjalanan gue selalu berkabar sama temen smk gue yang kebetulan dia panitia event tersebut namanya Nalurita, panggil saja Nunu. Gue pun dikasih pilihan rekomendasi jika mau turun distasiun Pondok Cina, lanjut ke ITC Depok dengan naik angkot nomor sekian (gue lupa) aau turun di Stasiun Depok lanjut dengan Ojek Online. Gue pun berhenti dan turun di stasiun Depok Baru, melanjutkan naik Ojek Online. Yap, bayar lah gue Ojek Online dengan uang pas 7 ribu, karena emang dekat banget. Setibanya gue di depan ITC Depok, gue berhenti dan merokok satu batang sejenak. Memperhatikan kondisi lalu lintas disana, padat dan macet. Ojek Online ramai dimana - dimana. 

Minggu, 22 Juli 2018

Dini Hari

Jam 04:00 Shubuh kala itu, ketika gue sedang menaiki sebuah mobil sedan yang berduduk disamping stir mobil, yang bawa temen gue (Onod) dan mobil milik dia juga. Ada Budi juga sudah terlelap tidur dibelakang kami.

Arah pulang, sebelumnya kita habis ngopi dan diskusi santai saja di rumah Varley dari jam 12:00 malam hingga jam 03:30. Asik perbincagan kita berlima pada dini hari itu (ada bokapnya Varley juga), oh ada sepupu - sepupunya Varley juga dari  Garut. Yap, berdelapan orang malam itu kita berbincang santai di temani kopi hitam panas dan cokelat dodol dari Garut.

Mobil yang dikendarai Onod arah pulang melaju dengan kecepatan yang enggak terlalu kencang juga, karena kondisi kita sudah mulai ngantuk.